weleh..weleh...
hampir sebulan ga nge-posted lg, diri ini sebenarnya blogger sejati atau blogger dadakan sih? well.. hati menginginkan sejatinya diri ini menjadi sebenar-benar blogger, namun apa daya ane terhalang oleh kesempatan (padahal ga sibuk2 amat tuh..), jadilah saat ini hanya menjadi blogger dadakan, tp yach.. at least i have a dream that someday, i'll continue writing my own story, fact or fiction. 'till i become the real writer. amin...
Selasa, 15 Desember 2009
Kamis, 19 November 2009
akhirnya nge-posted lg...
Alhamdulillah, setelah sebulan lebih, akhirnya ummi bs nge-posted lg. apa yach yg mau ditulis. mmm... banyak sih yg terjadi sebulan terakhir ini, dan klu misalnya diitung2, banyakan sad story, mulai dari abi yg ga lulus seleksi cpns dkp, kak ani yg ga lulus seleksi cpns dkp (padahal da sampai tahap wawancara) trus ga lulus seleksi cpns dephub pula, sampai pada khalid yang hidungnya puru2 (klu dlm bhs indonesia apa yach?) gara2 alergi kerupuk (banyakan msg).
yach, namanya jg manusia, sdh menjadi fitrahnya bersedih ketika ditimpa musibah, tapi sebaik2 manusia adalah ketika ia ditimpa musibah ia mengatakan "innalillahi wainna ilaihi roji'uun" dan bersabar dengan apa yg menimpanya. menyadari bahwa semuanya telah tertulis dalam lauh mahfudz, dan tidak ada sesuatu apapun yang menimpa anak adam melainkan atas izin-Nya.
ummi hanya berharap semoga kesedihan yang dirasakan ummi, abi, kak ani, khalid (mungkin lebih kpd rasa sakit krn puru2) akan Allah gantikan dengan basyir (berita gembira). amin
yach, namanya jg manusia, sdh menjadi fitrahnya bersedih ketika ditimpa musibah, tapi sebaik2 manusia adalah ketika ia ditimpa musibah ia mengatakan "innalillahi wainna ilaihi roji'uun" dan bersabar dengan apa yg menimpanya. menyadari bahwa semuanya telah tertulis dalam lauh mahfudz, dan tidak ada sesuatu apapun yang menimpa anak adam melainkan atas izin-Nya.
ummi hanya berharap semoga kesedihan yang dirasakan ummi, abi, kak ani, khalid (mungkin lebih kpd rasa sakit krn puru2) akan Allah gantikan dengan basyir (berita gembira). amin
Senin, 05 Oktober 2009
hangatnya dekapan ummi ...
semalam (04 Oktober 2009), Khalid tertidur di dalam dekapanku. mungkin menurut orang kebanyakan hal itu adalah biasa saja, but to me, its awsome. knp begitu? well, kurang lebih begini ceritanya.
sejak kehamilan anak keduaku berusia 6 bulan, ane dan Khalid sudah mulai jauh, Khalid sudah mulai disapih padahal belum lagi usianya 2 thn, ane merasa kami semakin jauh terlebih ketika Thariq sudah lahir. Khalid lebih sering bersama abinya, cuma sesekali saja bersamaku. klu mau minum susu, baru minta ke ane, tp untuk hal yg lain-lain, mintanya sama abi. tidurnya juga sama abi.
tadi malam, luar biasa, Khalid tertidur dalam dekapanku, sebabnya? tadi malam kan listrik padam, ya.. sekitar jam 8-an, otomatis jam tidur dipercepat. abi sudah tertidur duluan, Khalid belum tidur, klu kulihat seperti ada rasa penasaran dalam diri Khalid dengan keadaan sekitar yang gelap gulita (emang keknya baru pertama kali Khalid merasakan yg namanya listrik padam), belum lagi pelita yang kami gunakan untuk menerangi ruangan berukuran 2x3, lilin, menjadikan Khalid semakin heran, Khalid termangu. mungkin ada juga rasa takut dalam dirinya. Semua sudah beranjak ke peraduan, kecuali ane dan dirinya. Suddenly, Khalid mendekat dan berbaring di lenganku. ane kemudian mengajaknya ngobrol. kurang lebih seperti ini :
"Khalid, mati lampu di'?!
"hheh, ampu", Khalid cuma bisa menyebutkan kata di akhir kalimat.
"iye, nak! mati lampu"
Khalid mengangguk
" itu lilin"
"heh, ampu", masih ngomong ampu, belum bisa bilang lilin, tp maksudnya lilin itu kek lampu.
Khalid menatap sekeliling, sambil sesekali melihat lilin, dan akhirnya Khalid pun tertidur di dalam dekapanku, untuk pertama kalinya selama kurang lebih setahun Khalid tidak pernah ku'ninabobokkan'. Subhanallah, ada perasaan haru di dalam dada ini, sambil berucap syukur pada ilahi kupanjatkan do'a "Rabbii Hablii Min Ladunka Dzurriyyatan Thoyyibah, Innaka Samii'ud Du'aa.."
sejak kehamilan anak keduaku berusia 6 bulan, ane dan Khalid sudah mulai jauh, Khalid sudah mulai disapih padahal belum lagi usianya 2 thn, ane merasa kami semakin jauh terlebih ketika Thariq sudah lahir. Khalid lebih sering bersama abinya, cuma sesekali saja bersamaku. klu mau minum susu, baru minta ke ane, tp untuk hal yg lain-lain, mintanya sama abi. tidurnya juga sama abi.
tadi malam, luar biasa, Khalid tertidur dalam dekapanku, sebabnya? tadi malam kan listrik padam, ya.. sekitar jam 8-an, otomatis jam tidur dipercepat. abi sudah tertidur duluan, Khalid belum tidur, klu kulihat seperti ada rasa penasaran dalam diri Khalid dengan keadaan sekitar yang gelap gulita (emang keknya baru pertama kali Khalid merasakan yg namanya listrik padam), belum lagi pelita yang kami gunakan untuk menerangi ruangan berukuran 2x3, lilin, menjadikan Khalid semakin heran, Khalid termangu. mungkin ada juga rasa takut dalam dirinya. Semua sudah beranjak ke peraduan, kecuali ane dan dirinya. Suddenly, Khalid mendekat dan berbaring di lenganku. ane kemudian mengajaknya ngobrol. kurang lebih seperti ini :
"Khalid, mati lampu di'?!
"hheh, ampu", Khalid cuma bisa menyebutkan kata di akhir kalimat.
"iye, nak! mati lampu"
Khalid mengangguk
" itu lilin"
"heh, ampu", masih ngomong ampu, belum bisa bilang lilin, tp maksudnya lilin itu kek lampu.
Khalid menatap sekeliling, sambil sesekali melihat lilin, dan akhirnya Khalid pun tertidur di dalam dekapanku, untuk pertama kalinya selama kurang lebih setahun Khalid tidak pernah ku'ninabobokkan'. Subhanallah, ada perasaan haru di dalam dada ini, sambil berucap syukur pada ilahi kupanjatkan do'a "Rabbii Hablii Min Ladunka Dzurriyyatan Thoyyibah, Innaka Samii'ud Du'aa.."
Selasa, 15 September 2009
wake up!
i'm old. kembali kata-kata itu terngiang-ngiang mengingatkanku akan usia yang semakin bertambah. mari kita flashback. di usia belasan tahun, lumayan banyak prestasi yang kutorehkan dalam hidup ini (menurutku lho!). mulai dari SD (ane ga melalui sekolah TK), Alhamdulillah ga pernah keluar dari 10 besar, demikian pula di SMP. Alhamdulillah ane di SMP dulu masuk 2 besar, so ane mendapat kehormatan berupa tawaran untuk sekolah mewakili kabupaten Maros ke SMA Unggulan di Malino. at the same time, ane lulus di STM Telkom (setelah melalui beberapa tahap seleksi), 'coz ane waktu itu obsesinya pengen cepat2 kerja , ane memilih melanjutkan sekolah ke STM Telkom. sayang, waktu itu milihnya tidak pake istikharah, jadi keputusan dominan dipengaruhi oleh hawa nafsu, makanya selepas STM, Allah belum mengizinkan diriku untuk kerja kantoran, pada tahun 2000, tahun yang sama ane lulus STM, tahun dimana Indonesia sedang mengalami krisis moneter, PT. Telkom bukannya menerima karyawan baru, malah mem-PHK sebagian karyawannya, padahal ane masuk 10 besar lho, artinya besar kemungkinan untuk menjadi karyawan PT. Telkom tanpa melalui tes. tidak sampai disitu, kesuksesan itu berlanjut sampai ketika ane mau masuk PT.
tahun 2000, ane lulus SPMB (dulu UMPTN) di UNHAS jurusan Bahasa Inggris, pilihan kedua sih, tapi intinya kan lulus. namun pada akhirnya ane memutuskan untuk tidak mengambilnya dan memilih kursus Bhs. Jepang (sekarang ane berpikir aneh juga keputusan itu).
tahun 2001, ane mendaftar SPMB lagi, Alhamdulillah kali ini ane lulus di Kedokteran umum UNHAS, dan lagi-lagi at the same time ane lulus di STAN. kembali ane dihadapkan pada dua pilihan yang sama2 bagus, tp ya dasar belum tahu ilmunya, lagi-lagi milihnya tidak pake istikharah, obsesi yang kemarin (untuk cepat2 kerja) belum hilang dari dalam jiwa, akhirnya ane memilih untuk kuliah di STAN selama kurang lebih 1 tahun. and now, here i am, di KPP Pratama Maros, telah bekerja selama kurang lebih 7 tahun. yang menyedihkan, selepas lulus kuliah di STAN, ane sdh seperti kehilangan potensi, terakhir yang ane rasakan adalah masuk 5 besar di STAN, setelah itu it's like i'm loosing my dignity.
kembali ke soal usia, di usia yang menghampiri 30, ane belum selesai S1, dan yang paling menyedihkan, kuliah ane sekarang menjadi kacau, nilai2nya hancur. intinya, beda banget dengan kondisi ane di masa lalu (khususnya di bidang pendidikan). miris juga sih, tp ya.. itulah hidup, ga boleh disesali, karena semua itu merupakan puzzle hidup yang telah ditentukan oleh Allah SWT. tinggal dari kita saja, bagaimana merangkai puzzle itu agar menjadi sebuah gambar yang indah. ah, ga boleh terlalu lama tertidur (he..he.. jadi ingat lagunya mbah surip), ntar gambarnya ga jadi2.
c'mon ummu khalid, wake up!
tahun 2000, ane lulus SPMB (dulu UMPTN) di UNHAS jurusan Bahasa Inggris, pilihan kedua sih, tapi intinya kan lulus. namun pada akhirnya ane memutuskan untuk tidak mengambilnya dan memilih kursus Bhs. Jepang (sekarang ane berpikir aneh juga keputusan itu).
tahun 2001, ane mendaftar SPMB lagi, Alhamdulillah kali ini ane lulus di Kedokteran umum UNHAS, dan lagi-lagi at the same time ane lulus di STAN. kembali ane dihadapkan pada dua pilihan yang sama2 bagus, tp ya dasar belum tahu ilmunya, lagi-lagi milihnya tidak pake istikharah, obsesi yang kemarin (untuk cepat2 kerja) belum hilang dari dalam jiwa, akhirnya ane memilih untuk kuliah di STAN selama kurang lebih 1 tahun. and now, here i am, di KPP Pratama Maros, telah bekerja selama kurang lebih 7 tahun. yang menyedihkan, selepas lulus kuliah di STAN, ane sdh seperti kehilangan potensi, terakhir yang ane rasakan adalah masuk 5 besar di STAN, setelah itu it's like i'm loosing my dignity.
kembali ke soal usia, di usia yang menghampiri 30, ane belum selesai S1, dan yang paling menyedihkan, kuliah ane sekarang menjadi kacau, nilai2nya hancur. intinya, beda banget dengan kondisi ane di masa lalu (khususnya di bidang pendidikan). miris juga sih, tp ya.. itulah hidup, ga boleh disesali, karena semua itu merupakan puzzle hidup yang telah ditentukan oleh Allah SWT. tinggal dari kita saja, bagaimana merangkai puzzle itu agar menjadi sebuah gambar yang indah. ah, ga boleh terlalu lama tertidur (he..he.. jadi ingat lagunya mbah surip), ntar gambarnya ga jadi2.
c'mon ummu khalid, wake up!
Jumat, 11 September 2009
10 hari terakhir
hari ini tanggal 11 September 2009 bertepatan dengan hari ke-21 Ramadhan 1430 H, yang artinya sudah memasuki 10 hari terakhir (atau 9 hari jika Ramadhan kali ini hanya 29 hari saja). hal ini tentu saja membuat sebagian hati kaum muslimin (termasuk hati ini) was-was, khawatir dengan amalan yang telah dilakukan, cemas jika seandainya amal ibadah selama 20 hari Ramadhan yang telah terlewati sia-sia, berharap agar bisa memaksimalkan ibadah di hari-hari terakhir agar kesempatan ini tidak terlewatkan begitu saja. tidak sedikit jiwa yang menyia-nyiakan Ramadhan, lalai dalam beribadah dan akhirnya meninggalkan jejak penyesalan di dalam jiwa, Na'udzubillah. semoga ane dan antum tidak termasuk di dalamnya.
mari kita bermuhasabah, kembali mengingat-ingat amalan dan ibadah kita kemarin, bgm puasa kita? bgm sholat kita? bgm qiyamullail kita? bgm infaq kita? bgm ibadah2 kita yang lain? sudah maksimalkah? klu belum, yuk, sama2 kita perbaiki lagi, kita maksimalkan amal ibadah kita. klu merasa sdh maksimal (geer!) ? yuk, kita tingkatkan kualitasnya, mumpung Allah SWT masih memberi kesempatan, mumpung masih ada Ramadhan. tentu kita tidak ingin Ramadhan meninggalkan kita dalam keadaan jiwa kita masih kotor, belum bersih, masih ada maksiat2 kita yang belum diampuni Allah, Na'udzubillah.
so, let's fire up the last 10 days of Ramadhan, may Allah SWT forgive us and made us 'Tattaqun'.
amin..
mari kita bermuhasabah, kembali mengingat-ingat amalan dan ibadah kita kemarin, bgm puasa kita? bgm sholat kita? bgm qiyamullail kita? bgm infaq kita? bgm ibadah2 kita yang lain? sudah maksimalkah? klu belum, yuk, sama2 kita perbaiki lagi, kita maksimalkan amal ibadah kita. klu merasa sdh maksimal (geer!) ? yuk, kita tingkatkan kualitasnya, mumpung Allah SWT masih memberi kesempatan, mumpung masih ada Ramadhan. tentu kita tidak ingin Ramadhan meninggalkan kita dalam keadaan jiwa kita masih kotor, belum bersih, masih ada maksiat2 kita yang belum diampuni Allah, Na'udzubillah.
so, let's fire up the last 10 days of Ramadhan, may Allah SWT forgive us and made us 'Tattaqun'.
amin..
Khalid puru2...
dari dulu ummi sangat tidak setuju klu khalid ngemil kerupuk, tp yach sdh resiko menjadi seorang ibu yg jg sekaligus pegawai, jadinya tdk bs mengawasi anak2 24 jam. berawal dari 'ammu (paman)nya khalid yang sering bawa khalid belanja ke warung, beli jajanan. karena terjadinya hampir tiap hari (setiap 'ammunya pulang kantor sekitar jam 3an, mesti diajak ke warung), jadinya khalid kebiasaan. beli jajanan sich ga masalah, tp yg dibelinya itu lho! banyakan kerupuk yang mengandung msg. sering ummi bilang, klu mau beli, biskuit saja atau coklat, ga usah kerupuk, tp yach karena yg diliat di warung macam2, maunya jg macam2. klu dipilihkan sesuai yg qt mau, khalidnya nangis2. akibatnya? hidungnya puru2 (Alhamdulillah, sekarang sdh tahap penyembuhan), gara2nya alergi dgn msg yg terkandung dlm kerupuk yg sering dibeli. ironis memang, ummi sungguh berharap bs menerapkan agar keluarga ummi tdk perlu mengkonsumsi msg, tp di sisi lain, ummi harus menyadari bahwa yang menjaga khalid banyakan keluarga, mereka tentu saja tdk bs disalahkan, terlebih ketika khalid sdh menangis dan memberontak, jurus yang paling ampuh untuk meredakan tangisnya adalah dibawa ke warung dan khalid tinggal pilih apa yg diinginkan. jadilah sekarang khalid punya kebiasaan baru, klu ummi mau berangkat ke kantor atau sdh pulang dari kantor, khalid menengadahkan tangan (bahkan biasanya dgn 2 tangan) sambil berkata "uwa.." (baca:uang)
karena kebiasaan inilah hingga timbul lg kebiasaan lain, menangis sejadi-jadinya jika permintaanya tidak dikabulkan, dan lagi2 ummi klu sdh tdk tahan akhirnya ikut kebiasaan yg lain bw khalid ke warung buat beli jajanan. hiks..hiks...
karena kebiasaan inilah hingga timbul lg kebiasaan lain, menangis sejadi-jadinya jika permintaanya tidak dikabulkan, dan lagi2 ummi klu sdh tdk tahan akhirnya ikut kebiasaan yg lain bw khalid ke warung buat beli jajanan. hiks..hiks...
normal ga sih?
28 nopember tahun ini Khalid sdh genap 2 tahun. Alhamdulillah Khalid tumbuh sehat walau dengan kondisi fisik yang kecil dibanding balita seusianya, namun hal itu tidak terlalu merisaukan kami, karena kami berpikir (sebagaimana kebanyakan kerabat kami juga berpikir) bahwa mungkin hal tersebut (tubuh mungilnya yang kecil) karena pengaruh gen, ummi abinya kan kecil :)
ada hal yang membuat kami sedikit khawatir. di usianya yang hampir 2 tahun, Khalid belum fasih berbicara, bahkan untuk memanggil ummi abinya, Khalid belum bisa. hal itu normal ga sih?
sebenarnya Khalid sdh bisa mengungkapkan beberapa hal (tentu saja dengan bhsnya sendiri yg bagi kita orang dewasa masih sulit untuk dipahami kecuali meneliti terlebih dahulu), bisa dengan berkata-kata tapi lebih sering dgn bahasa tubuh. misalnya saja, untuk minum biasanya Khalid bilang num-num, klu mau makan biasanya menunjuk ke arah kompor, mungkin karena Khalid biasa melihat makanan dimasak di kompor (kadang aku tertawa sendiri karena menganggap hal itu lucu). kalau Khalid menginginkan sesuatu, kami harus menerka2 dulu konfirmasi ke Khalidnya, klu Khalid mengangguk berarti terkaan kami benar, tp klu salah Khalid akan menggeleng. di balik itu semua, hal yang perlu kami syukuri adalah Khalid paham dengan apa yang kami ucapkan (artinya ga ada masalah dengan pendengaran Khalid). Khalid..Khalid... semoga engkau segera dianugerahi Allah SWT kemampuan untuk berbicara dengan fasih seperti halnya kebanyakan teman-temanmu nak! ummi berharap ini hanyalah masalah waktu (semoga waktunya ga kelamaan). amin..
ada hal yang membuat kami sedikit khawatir. di usianya yang hampir 2 tahun, Khalid belum fasih berbicara, bahkan untuk memanggil ummi abinya, Khalid belum bisa. hal itu normal ga sih?
sebenarnya Khalid sdh bisa mengungkapkan beberapa hal (tentu saja dengan bhsnya sendiri yg bagi kita orang dewasa masih sulit untuk dipahami kecuali meneliti terlebih dahulu), bisa dengan berkata-kata tapi lebih sering dgn bahasa tubuh. misalnya saja, untuk minum biasanya Khalid bilang num-num, klu mau makan biasanya menunjuk ke arah kompor, mungkin karena Khalid biasa melihat makanan dimasak di kompor (kadang aku tertawa sendiri karena menganggap hal itu lucu). kalau Khalid menginginkan sesuatu, kami harus menerka2 dulu konfirmasi ke Khalidnya, klu Khalid mengangguk berarti terkaan kami benar, tp klu salah Khalid akan menggeleng. di balik itu semua, hal yang perlu kami syukuri adalah Khalid paham dengan apa yang kami ucapkan (artinya ga ada masalah dengan pendengaran Khalid). Khalid..Khalid... semoga engkau segera dianugerahi Allah SWT kemampuan untuk berbicara dengan fasih seperti halnya kebanyakan teman-temanmu nak! ummi berharap ini hanyalah masalah waktu (semoga waktunya ga kelamaan). amin..
Jumat, 21 Agustus 2009
Marhaban Yaa Ramadhan
wah.. menghitung detik demi detik nih, menjelang 1 Ramadhan 1430 H.
Ya Allah, ane sungguh berharap Ramadhan kali ini lebih baik dari tahun2 sebelumnya.
semoga ..
Ya Allah, ane sungguh berharap Ramadhan kali ini lebih baik dari tahun2 sebelumnya.
semoga ..
Selasa, 18 Agustus 2009
yang kedua
tanggal 21 Juli 2009 pukul 06.05 WITA adalah saat yang bersejarah bagiku. Thariq, demikian kami memanggilnya, lahir dari rahimku. sekitar pukul 03.00 pagi ane sudah mulai merasakan adanya kontraksi, tapi ane berusaha santai alias tetap tidur. maksudnya mau dicuekin sakitnya tp akhirnya ga tahan jg. ane bangun trus ke kamar mandi, sakitnya semakin bertambah, ane jd bertanya2 kira2 ini sudah pembukaan berapa? di rumah, ane hanya bertiga. ane, zauji dan Khalid. sebenarnya dini hari itu Khalid jg lg sakit, muntah2. Alhamdulillah Khalid sudah baikan pas ane yang kemudian merasakan sakit krn kontraksi itu. kurang lebih jam 4 pagi, ane menelepon ke kerabat kami untuk pinjam mobil buat ke rumah bersalin, rencana awal zauji mengambil mobil dulu ke rumah kerabat kami itu, trus jemput kami di rumah. tp, keknya ane ga bs nunggu lama, so berangkatlah kami bertiga menuju rumah bersalin tp sebelumnya mampir ke rumah teman untuk mengganti kendaraan (dari roda dua menjadi roda empat). lumayan ribet klu pke motor, ga muat soalnya. ada Khalid, zauji, ane+kopor yang berisi perlengkapan sehabis melahirkan.
marbot2 masjid sudah pada memutar kaset ngaji karena bentar lagi mau masuk shubuh. selepas menukar kendaraan, kami ke rumah ummi dulu buat nitip Khalid trus melanjutkan perjalanan menuju rumah bersalin (Bidan delima ibu Hj. Irawaty). sesaat sampai di tujuan, adzan shubuh berkumandang. ane masuk trus di-check oleh asisten Bidan kemudian di-check lagi oleh bidan. sakitnya semakin menjadi2, ane diminta berbaring di tempat tidur persalinan. karena sudah adzan ane ingatkan zauji untuk ke masjid, sholat Shubuh dulu, jadi ane ditinggal sebentar oleh zauji. ane ditunggui oleh Bidan sambil diajak ngobrol, asistennya kemudian masuk dan membawa segelas teh. ane disilahkan untuk minum dulu. tak lama, zauji sudah kembali dari masjid. kontraksi semakin sering terjadi, ane juga sudah mulai merasakan bahwa saatnya sudah tiba jadi ane sampaikan ke Bidan, oleh bidan ane diminta mengedan, karena kurang tenaga, mengedannya tidak maksimal makanya harus berkali2.Alhamdulillah, tepat pukul 06.05 WITA lahirlah (untuk kedua kalinya) seorang calon mujahid dari rahimku. lega rasanya ...
marbot2 masjid sudah pada memutar kaset ngaji karena bentar lagi mau masuk shubuh. selepas menukar kendaraan, kami ke rumah ummi dulu buat nitip Khalid trus melanjutkan perjalanan menuju rumah bersalin (Bidan delima ibu Hj. Irawaty). sesaat sampai di tujuan, adzan shubuh berkumandang. ane masuk trus di-check oleh asisten Bidan kemudian di-check lagi oleh bidan. sakitnya semakin menjadi2, ane diminta berbaring di tempat tidur persalinan. karena sudah adzan ane ingatkan zauji untuk ke masjid, sholat Shubuh dulu, jadi ane ditinggal sebentar oleh zauji. ane ditunggui oleh Bidan sambil diajak ngobrol, asistennya kemudian masuk dan membawa segelas teh. ane disilahkan untuk minum dulu. tak lama, zauji sudah kembali dari masjid. kontraksi semakin sering terjadi, ane juga sudah mulai merasakan bahwa saatnya sudah tiba jadi ane sampaikan ke Bidan, oleh bidan ane diminta mengedan, karena kurang tenaga, mengedannya tidak maksimal makanya harus berkali2.Alhamdulillah, tepat pukul 06.05 WITA lahirlah (untuk kedua kalinya) seorang calon mujahid dari rahimku. lega rasanya ...
sebulan berlalu ...
wah.. tidak terasa sebulan berlalu, habis cuti nih. ada pergolakan batin di dalam diriku (cie.. puitis banget). di satu sisi, kerinduanku dengan suasana kantor, bertemu dengan teman2 kantor terobati sejak kemarin (tgl 18 Agustus 2009) tapi di sisi lain sedih juga harus berpisah secepat ini dengan Thariq (usianya kan baru sebulan) hiks..hiks..
Senin, 13 Juli 2009
for them whose asking
why 'ordinary people with extraordinary life' ?
it's bcoz many people who seems not so special tapi bisa memberi inspirasi yang luar biasa bagi orang lain, termasuk bagi saya. so, i'm hoping that i could be one of them.
i do realize, saya adalah ordinary woman, ordinary wife, ordinary mom, etc, but it wont prevent me from doing the best of my life, hopefully ane bisa memberi yang terbaik buat diri saya, zauji, my kids, ummi, my brother n sisters, my friends n of course the One n Only, Allah SWT through Islam.
so, wish for me as i will do for all of u.
ilalliqo' ...
it's bcoz many people who seems not so special tapi bisa memberi inspirasi yang luar biasa bagi orang lain, termasuk bagi saya. so, i'm hoping that i could be one of them.
i do realize, saya adalah ordinary woman, ordinary wife, ordinary mom, etc, but it wont prevent me from doing the best of my life, hopefully ane bisa memberi yang terbaik buat diri saya, zauji, my kids, ummi, my brother n sisters, my friends n of course the One n Only, Allah SWT through Islam.
so, wish for me as i will do for all of u.
ilalliqo' ...
Langganan:
Postingan (Atom)