Tampilkan postingan dengan label oase iman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label oase iman. Tampilkan semua postingan
Rabu, 23 Mei 2012
Rajab Month Pray
we are now in the 2nd day of Rajab month. as our prophet, Rasulullah Muhammad SAW, tought us, we should pray for the blessingness of this month. Rasulullah Muhamamd SAW already prepares himself to meet the Ramadhan since the Ramadhan is over (Syawal month), but he intensively prepares himself 2 months before the Ramadhan comes. it's start from Rajab month. "Allahumma Bariklana fi Rajaba wa Sya'bana wa Ballighna Ramadhana", oh Allah, bless us in Rajab and Sya'ban month, and allow us to meet Ramadhan...amin...lets get prepare for Ramadhan...
Selasa, 10 Agustus 2010
kembali
ketika wajah ini penat memikirkan dunia,
maka berwudhulah ...
ketika tangan ini letih menggapai cita,
maka bertakbirlah ...
ketika pundak tak kuasa memikul amanah,
maka bersujudlah ...
ikhlaskan semua dan mendekatlah pada-Nya ...
agar tunduk di saat yang lain angkuh,
agar teguh di saat yang lain runtuh,
agar tegar di saat yang lain terhempas.
(taken from friend's message)
maka berwudhulah ...
ketika tangan ini letih menggapai cita,
maka bertakbirlah ...
ketika pundak tak kuasa memikul amanah,
maka bersujudlah ...
ikhlaskan semua dan mendekatlah pada-Nya ...
agar tunduk di saat yang lain angkuh,
agar teguh di saat yang lain runtuh,
agar tegar di saat yang lain terhempas.
(taken from friend's message)
Kamis, 29 Juli 2010
Turn back time, can u?

Have u ever think about this? There’s a time when u think that ur life wont be like one u already live with, if u only choose another option. u wish u could turn back time and start all over again, so that u don’t have to make a mistake, and there is no regretness in ur life. It’s a very perfect world. But NO! we cant. Its happened only in ‘Doraemon’s Life’. We don’t have a time machine. We cant turn back time. What already happened in the past, cant change. but we do have a chance to make it better in the future, at least we don’t do a mistake twice.
Allah The All Mighty, who knows all of our strengthness and our weakness, had a perfect measure before He gives something to us to get through. Allah SWT already teaches us how to face a problem and how to solve it. If we have to choose among a lot of options, it is recommended to do an Istikharah Pray.
About regretness, it is said that in the end of our life, everyone will regret their selves. Every one? How could? If a man do a bad things, it is commonly happen if finally he regrets himself, but if it is a man with a good track in his life, regrets himself, how can? Well, He regrets himself not doing a good things in better way. See what I mean? So, it is true, every one will regret their selves.
Anyway, what ever happen, if we still have our soul in our body, we could still breath the air, we still have a chance to make our life better, and clean the mess.
Thank God, Allah SWT is The Merciful.
Kamis, 08 Juli 2010
refresh ur soul
Adakalanya hati merasa letih,
menjalani rutinitas kehidupan,
Adakalanya pikiran merasa jenuh,
menghadapi serangkaian persoalan,
Adakalanya jiwa gersang,
di tengah terjalnya tantangan,
Berhenti sejenak,
kontemplasi dan introspeksi,
Mengakui kerendahan diri di Hadapan-Nya Yang Maha Tinggi,
merasai kekotoran diri di Hadapan-Nya Yang Maha Suci.
(Ust. Cahyadi Takariawan)
menjalani rutinitas kehidupan,
Adakalanya pikiran merasa jenuh,
menghadapi serangkaian persoalan,
Adakalanya jiwa gersang,
di tengah terjalnya tantangan,
Berhenti sejenak,
kontemplasi dan introspeksi,
Mengakui kerendahan diri di Hadapan-Nya Yang Maha Tinggi,
merasai kekotoran diri di Hadapan-Nya Yang Maha Suci.
(Ust. Cahyadi Takariawan)
Minggu, 04 Juli 2010
Belajar dari 3 Shahabiyah Mulia
Saudariku! apakah engkau mengenal sosok yang satu ini? atau minimal engkau pernah mendengar namanya, seorang shahabiyah yang mulia dan memiliki banyak keutamaan. Ya, Beliau adalah Lubabah binti Al-Haris atau lebih dikenal dengan Ummu Fadhl RA. Beliau adalah istri paman Rasulullah SAW, Abbas bin Abd. Muththalib. Ibunda dari sahabat yang terkenal dengan kepandaiannya meskipun usianya masih sangat muda, Abdullah bin Abbas. Beliau juga merupakan ibu susu sekaligus pengasuh dari cucu Rasulullah SAW, Hasan bin Ali bin Abu Thalib. Beliau adalah wanita pertama yang masuk Islam setelah Khadijah Al-Qubra.
bagaimana dengan Al Khansa binti Amru RA? apakah engkau juga mengenalnya? seorang shahabiyah yang terkenal sebagai ahli sastra. sangat pandai bersyair. Dan yang lebih fenomenal, dikenal dengan julukan Ibu Para Syuhada. sebabnya apa? keempat putranya Syahid pada perang Qadisiyah (perang antara kaum Muslimin melawan tentara Persia). inilah pesan yang beliau sampaikan kepada putra-putranya ‘Wahai anak-anakku, sesungguhnya kalian memeluk agama ini tanpa paksaan. Kalian telah berhijrah dengan kehendak sendiri. Demi Allah, yang tiada Tuhan selain Dia. Sesungguhnya kalian ini putra-putra dari seorang lelaki dan dari seorang perempuan yang sama. Tidak pantas bagiku untuk mengkhianati bapakmu, atau membuat malu pamanmu, atau mencoreng arang di kening keluargamu. Jika kalian telah melihat perang, singsingkanlah lengan baju dan berangkatlah! Majulah paling depan niscaya kalian akan mendapatkan pahala di akhirat, negeri keabadian. Wahai anakku, sesungguhnya tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad itu Rasul Allah. lnilah kebenaran sejati. Maka berperanglah untuk itu dan demi itu pula bertempurlah sampai mati. Wahai anakku, carilah maut niscaya akan dianugrahi hidup.’
tahukan engkau kisah tentang Nusaibah binti Ka’ab RA? ataukah engkau lebih mengenalnya dengan nama Ummu 'Imarah RA? Betul Saudariku, beliaulah yang berjuang melindungi Rasulullah SAW dari serangan Kaum Musyrikin pada perang Uhud. tentang hal ini, Sahabat Umar Bin Khattab RA menceritakan, beliau mendengar Rasulullah berkata bahwa bila beliau melihat ke kiri maupun ke kanan, beliau melihat Ummu ‘Imarah sedang bertarung di hadapan beliau.
Subhanallah, Saudariku, tidakkah kisah mereka menginspirasi kehidupanmu? tidakkah mereka menjadi motivasi bagimu bagaimana membesarkan dan mendidik anak sekaliber Abdullah bin Abbas sebagaimana yang dilakukan Ummu Fadhl RA? tidakkah engkau ingin menjadi wanita sepuitis Khansa RA dan seikhlas dirinya melepas putra-putranya demi menegakkan kalimat Allah? atau tidakkah engkau ingin menjadi wanita setangguh Nusaibah RA yang berjuang mengorbankan dirinya demi tegaknya Islam yang mulia? sungguh Saudariku, dalam jiwa-jiwa mereka terdapat teladan bagi wanita Muslimah ditengah-tengah ujian dan cobaan yang menerpa umat Islam saat ini.
Saudariku, sekarang saatnya kita memilih. kepada siapa kita akan mengambil teladan? apakah kepada artis-artis dengan gaya hidupnya yang hedonisme? ataukah kepada mereka yang telah syahid menjumpai Rabb-Nya dengan berbagai kemuliaan yang menyertai?
is tafti qalbika (mintalah fatwa kepada hatimu)
bagaimana dengan Al Khansa binti Amru RA? apakah engkau juga mengenalnya? seorang shahabiyah yang terkenal sebagai ahli sastra. sangat pandai bersyair. Dan yang lebih fenomenal, dikenal dengan julukan Ibu Para Syuhada. sebabnya apa? keempat putranya Syahid pada perang Qadisiyah (perang antara kaum Muslimin melawan tentara Persia). inilah pesan yang beliau sampaikan kepada putra-putranya ‘Wahai anak-anakku, sesungguhnya kalian memeluk agama ini tanpa paksaan. Kalian telah berhijrah dengan kehendak sendiri. Demi Allah, yang tiada Tuhan selain Dia. Sesungguhnya kalian ini putra-putra dari seorang lelaki dan dari seorang perempuan yang sama. Tidak pantas bagiku untuk mengkhianati bapakmu, atau membuat malu pamanmu, atau mencoreng arang di kening keluargamu. Jika kalian telah melihat perang, singsingkanlah lengan baju dan berangkatlah! Majulah paling depan niscaya kalian akan mendapatkan pahala di akhirat, negeri keabadian. Wahai anakku, sesungguhnya tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad itu Rasul Allah. lnilah kebenaran sejati. Maka berperanglah untuk itu dan demi itu pula bertempurlah sampai mati. Wahai anakku, carilah maut niscaya akan dianugrahi hidup.’
tahukan engkau kisah tentang Nusaibah binti Ka’ab RA? ataukah engkau lebih mengenalnya dengan nama Ummu 'Imarah RA? Betul Saudariku, beliaulah yang berjuang melindungi Rasulullah SAW dari serangan Kaum Musyrikin pada perang Uhud. tentang hal ini, Sahabat Umar Bin Khattab RA menceritakan, beliau mendengar Rasulullah berkata bahwa bila beliau melihat ke kiri maupun ke kanan, beliau melihat Ummu ‘Imarah sedang bertarung di hadapan beliau.
Subhanallah, Saudariku, tidakkah kisah mereka menginspirasi kehidupanmu? tidakkah mereka menjadi motivasi bagimu bagaimana membesarkan dan mendidik anak sekaliber Abdullah bin Abbas sebagaimana yang dilakukan Ummu Fadhl RA? tidakkah engkau ingin menjadi wanita sepuitis Khansa RA dan seikhlas dirinya melepas putra-putranya demi menegakkan kalimat Allah? atau tidakkah engkau ingin menjadi wanita setangguh Nusaibah RA yang berjuang mengorbankan dirinya demi tegaknya Islam yang mulia? sungguh Saudariku, dalam jiwa-jiwa mereka terdapat teladan bagi wanita Muslimah ditengah-tengah ujian dan cobaan yang menerpa umat Islam saat ini.
Saudariku, sekarang saatnya kita memilih. kepada siapa kita akan mengambil teladan? apakah kepada artis-artis dengan gaya hidupnya yang hedonisme? ataukah kepada mereka yang telah syahid menjumpai Rabb-Nya dengan berbagai kemuliaan yang menyertai?
is tafti qalbika (mintalah fatwa kepada hatimu)
Jumat, 11 September 2009
10 hari terakhir
hari ini tanggal 11 September 2009 bertepatan dengan hari ke-21 Ramadhan 1430 H, yang artinya sudah memasuki 10 hari terakhir (atau 9 hari jika Ramadhan kali ini hanya 29 hari saja). hal ini tentu saja membuat sebagian hati kaum muslimin (termasuk hati ini) was-was, khawatir dengan amalan yang telah dilakukan, cemas jika seandainya amal ibadah selama 20 hari Ramadhan yang telah terlewati sia-sia, berharap agar bisa memaksimalkan ibadah di hari-hari terakhir agar kesempatan ini tidak terlewatkan begitu saja. tidak sedikit jiwa yang menyia-nyiakan Ramadhan, lalai dalam beribadah dan akhirnya meninggalkan jejak penyesalan di dalam jiwa, Na'udzubillah. semoga ane dan antum tidak termasuk di dalamnya.
mari kita bermuhasabah, kembali mengingat-ingat amalan dan ibadah kita kemarin, bgm puasa kita? bgm sholat kita? bgm qiyamullail kita? bgm infaq kita? bgm ibadah2 kita yang lain? sudah maksimalkah? klu belum, yuk, sama2 kita perbaiki lagi, kita maksimalkan amal ibadah kita. klu merasa sdh maksimal (geer!) ? yuk, kita tingkatkan kualitasnya, mumpung Allah SWT masih memberi kesempatan, mumpung masih ada Ramadhan. tentu kita tidak ingin Ramadhan meninggalkan kita dalam keadaan jiwa kita masih kotor, belum bersih, masih ada maksiat2 kita yang belum diampuni Allah, Na'udzubillah.
so, let's fire up the last 10 days of Ramadhan, may Allah SWT forgive us and made us 'Tattaqun'.
amin..
mari kita bermuhasabah, kembali mengingat-ingat amalan dan ibadah kita kemarin, bgm puasa kita? bgm sholat kita? bgm qiyamullail kita? bgm infaq kita? bgm ibadah2 kita yang lain? sudah maksimalkah? klu belum, yuk, sama2 kita perbaiki lagi, kita maksimalkan amal ibadah kita. klu merasa sdh maksimal (geer!) ? yuk, kita tingkatkan kualitasnya, mumpung Allah SWT masih memberi kesempatan, mumpung masih ada Ramadhan. tentu kita tidak ingin Ramadhan meninggalkan kita dalam keadaan jiwa kita masih kotor, belum bersih, masih ada maksiat2 kita yang belum diampuni Allah, Na'udzubillah.
so, let's fire up the last 10 days of Ramadhan, may Allah SWT forgive us and made us 'Tattaqun'.
amin..
Langganan:
Postingan (Atom)