Siapa bilang Indonesia tidak punya tokoh panutan? ada koq, salah satunya putra Sulawesi Selatan, Bpk. H. Muhammad Jusuf Kalla (JK). sebelumnya saya biasa saja jika mendengar atau membaca berita tentang beliau. tapi ada yang luar biasa, yang mengharukan dan sekaligus membuatku kagum dengan pribadi beliau. adalah Andi Suruji, wartawan Kompas yang turut serta dalam rombongan lawatan Ketua Umum Palang Merah Indonesia (tak lain adalah Bpk. Muhammad Jusuf Kalla) ke Jordania, Palestina, dan Israel, 13-20 Oktober 2010 lalu, yang menuliskan kisah perjalanan beliau beserta rombongan tersebut. jadilah saya mengikuti kisahnya yang dituliskan secara bersambung.
sudah menjadi hal yang wajar (bahkan mungkin ada yang mengatakan wajib) jika mantan orang nomor 2 Indonesia ini mendapat pengawalan dan pengamanan dari pemerintah selama lawatannya ini, tapi dasar JK, beliau dengan kepribadiannya yang simple, tidak mau ribet, maunya yang praktis dan bisa cepat bergerak, jadilah beliau berangkat tanpa pengawalan dan pengamanan pribadi, padahal semua orang tahu kalau daerah yang akan dikunjungi adalah daerah konflik, zona perang. menurutku, hal ini luar biasa, bagi sebagian orang yang memegang jabatan penting, tidak jarang menjadi paranoid dengan keselamatan dan keamanannya jika berkunjung ke luar negeri apalagi daerah konflik, tapi beliau menghadapinya biasa saja.
Ada lagi, ketika berada di Jordan, beberapa kali waktu keberangkatan dibicarakan, diundur, dimajukan, diundur lagi. Dalam ketidakpastian itu, JK terlihat santai-santai saja, bahkan ia menggunakan kesempatan itu untuk berbicara secara santai dengan para staf KBRI. Halloo...biasanya juga kalau para pejabat yang jadwalnya molor dan harus menunggu beberapa menit saja, kebanyakan sudah marah-marah, apalagi harus menunggu berjam-jam dalam ketidakpastian jadwal. Menanggapi skenario perjalanan yang berubah-ubah terus, JK tenang saja, malah beliau berseloroh "Memang harus begitu. Kalau kita dalam perjalanan seperti ini, jadwal berubah-ubah itu tidak soal. Malah lebih bagus. Kalau ada penembak gelap kan bisa meleset,". hi..hi..hi..bapak bisa aja.
JK..JK..untuk seorang pejabat seperti dirimu, bagiku engkau luar biasa.
Semoga Allah senantiasa melimpahkan Rahmat-Nya kepada pak JK dan keluarganya.
Tampilkan postingan dengan label opinion. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label opinion. Tampilkan semua postingan
Rabu, 03 November 2010
Selasa, 29 Juni 2010
Generasi Indonesia, seperti inikah?
Innalillaahi wainna 'ilaihi raji'uun ...
itu kalimat pertama yg keluar dari mulut ini mengetahui kenyataan bagaimana kondisi sebagian generasi muda Indonesia. bermula dari terkuaknya fakta dengan beredarnya video mesum yang diperankan figur mirip artis (terakhir diketahui artis pria telah ditetapkan sebagai tersangka dan telah mendekam dalam jeruji besi).
sebenarnya aturan tentang para pelaku pornografi dan pornoaksi sudah ada, tapi ya begitu, namanya juga buatan manusia, pasti tidak sempurna, tetap saja ada celah yang bisa digunakan oleh para pembela sang pelaku pornografi dan pornoaksi untuk membebaskannya dari jerat hukum. sekarang para pakar mulai mengemukakan pendapatnya masing-masing, mulai dari yang tidak keberatan jika adegan mesum didokumentasikan dengan dalih untuk konsumsi pribadi sampai kepada mereka yang betul-betul mengecam tindakan 'aneh' seperti itu dan bersikeras agar pelakunya dihukum. kalau boleh saya mengatakan, orang-orang yang 'setuju' bagaikan wali-wali setan, sedang yang tidak setuju, Insya Allah mereka adalah wali-wali Allah.
dikemukakan juga oleh para ahli bahwa sebenarnya perilaku seks bebas sudah lama dipraktekkan muda-mudi Indonesia, cuma sekarang lebih mendapatkan perhatian sehubungan dengan video yang beredar. Allahu Rabbi, miris sekali hati ini mendengar berita yang disampaikan dari salah satu stasiun televisi swasta tentang survey kepada siswi-siswi SMP dan SMU yang hasilnya mengatakan bahwa sekitar 62,7% siswi SMP/SMUsudah tidak perawan lagi. Na'udzubillahi min dzalik. mau dibawa kemana negeri ini? jika generasi muda berperilaku biadab seperti itu? tidakkah kita ingat ancaman Allah atas kaum yang berperilaku zhalim? tidakkah kita takut dengan azab Allah? belumkah cukup Allah menghinakan Indonesia dengan berbagai macam malapetaka yang menimpa negeri ini? tidak cukupkah itu semua menjadi pelajaran bagi kita? sampai kapan bangsa Indonesia akan sadar dan membenahi diri? sungguh diri ini merindukan saat dimana seks bebas dan narkoba tidak lagi menjadi pujaan muda-mudi Indonesia.
Allahu ya..Ghafuur, ampuni kami atas kezhaliman kami. Maafkan kami yang tak mampu menjaga putri kami, saudari kami, keponakan kami, sehingga mereka terjatuh dalam lembah kenistaan. berikan kami kemampuan untuk mengembalikan mereka ke jalanMu yang lurus, yang Engkau ridhoi. sehingga mereka dapat menjadi generasi yang dibanggakan. yang mampu menegakkan syariatMu, yang mampu mengemban amanah sebagai Khalifatullah fil Ardh. Menjadikan Islam sebagai 'ustadziatul 'alam. Amin...
itu kalimat pertama yg keluar dari mulut ini mengetahui kenyataan bagaimana kondisi sebagian generasi muda Indonesia. bermula dari terkuaknya fakta dengan beredarnya video mesum yang diperankan figur mirip artis (terakhir diketahui artis pria telah ditetapkan sebagai tersangka dan telah mendekam dalam jeruji besi).
sebenarnya aturan tentang para pelaku pornografi dan pornoaksi sudah ada, tapi ya begitu, namanya juga buatan manusia, pasti tidak sempurna, tetap saja ada celah yang bisa digunakan oleh para pembela sang pelaku pornografi dan pornoaksi untuk membebaskannya dari jerat hukum. sekarang para pakar mulai mengemukakan pendapatnya masing-masing, mulai dari yang tidak keberatan jika adegan mesum didokumentasikan dengan dalih untuk konsumsi pribadi sampai kepada mereka yang betul-betul mengecam tindakan 'aneh' seperti itu dan bersikeras agar pelakunya dihukum. kalau boleh saya mengatakan, orang-orang yang 'setuju' bagaikan wali-wali setan, sedang yang tidak setuju, Insya Allah mereka adalah wali-wali Allah.
dikemukakan juga oleh para ahli bahwa sebenarnya perilaku seks bebas sudah lama dipraktekkan muda-mudi Indonesia, cuma sekarang lebih mendapatkan perhatian sehubungan dengan video yang beredar. Allahu Rabbi, miris sekali hati ini mendengar berita yang disampaikan dari salah satu stasiun televisi swasta tentang survey kepada siswi-siswi SMP dan SMU yang hasilnya mengatakan bahwa sekitar 62,7% siswi SMP/SMUsudah tidak perawan lagi. Na'udzubillahi min dzalik. mau dibawa kemana negeri ini? jika generasi muda berperilaku biadab seperti itu? tidakkah kita ingat ancaman Allah atas kaum yang berperilaku zhalim? tidakkah kita takut dengan azab Allah? belumkah cukup Allah menghinakan Indonesia dengan berbagai macam malapetaka yang menimpa negeri ini? tidak cukupkah itu semua menjadi pelajaran bagi kita? sampai kapan bangsa Indonesia akan sadar dan membenahi diri? sungguh diri ini merindukan saat dimana seks bebas dan narkoba tidak lagi menjadi pujaan muda-mudi Indonesia.
Allahu ya..Ghafuur, ampuni kami atas kezhaliman kami. Maafkan kami yang tak mampu menjaga putri kami, saudari kami, keponakan kami, sehingga mereka terjatuh dalam lembah kenistaan. berikan kami kemampuan untuk mengembalikan mereka ke jalanMu yang lurus, yang Engkau ridhoi. sehingga mereka dapat menjadi generasi yang dibanggakan. yang mampu menegakkan syariatMu, yang mampu mengemban amanah sebagai Khalifatullah fil Ardh. Menjadikan Islam sebagai 'ustadziatul 'alam. Amin...
Langganan:
Postingan (Atom)